BORNEONEWS, Palangka Raya – Nilai ekspor Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Juni 2018 tercatat turun 13,30 persen.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng merilis pada Mei 2018 ekspor Kalteng sebesar USD 143,55 juta turun menjadi USD 124,46 pada Juni 2018.
"Nilai ekspor merosot 13,30 persen dibanding bulan sebelumnya. Secara kumulatif (selama Januari-Juni) juga terjadi penurunan sebesar 6,52 persen," terang Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Kalteng, Bambang Supriono, Rabu (1/7/2018).
Mengenai barang yang diekspor, ia menyebut, komoditas andalan selama Juni 2018 masih didominasi sumber daya alam (SDA) yaitu bahan bakar mineral, senilai USD 82,98 juta.
"Bahan bakar mineral masih merupakan komoditas primadona ekspor, atau 66,67 persen dari keseluruhan nilai ekspor Kalteng," jelasnya.
Meskipun ekspor turun, tetapi neraca perdagangan masih surplus. Sebab capaian nilai ekspor tercatat USD124,46 juta, sedangkan nilai impornya hanya senilai US$ 50,16 juta. (ROZIQIN/B-6)








