BORNEONEWS, Muara Teweh – Para pedagang eks Pasar Pendopo Muara Teweh kini telah membangun kios-kios di pinggir Jalan Panglima Batur dan terminal bongkar muat Pasar Pendopo.
Salah satu pedagang, Fauzi beserta pedagang lainnya telah membangun kios atau lapak yang terbuat dari kayu untuk berjualan.
“Kami siap apabila pemerintah menata kembali lapak para pedagang,” katanya kepada Borneonews.co.id, Rabu (1/8/2018)
Menurutnya, lapak ini dibangun untuk berdagang sementara. “Para pedagang juga banyak tanggungan yang harus dibayar serta memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, sehingga kami berinisiatif untuk membangun kios atau lapak sementara ini,” ujarnya.
Dia mengharapkan pemerintah segera membangun pasar sementara, sehingga pasar sementara dapat tertata lebih rapi dan juga tidak ada kecemburuan diantara para pedagang.
--page
Sementara itu Sadri juga beralasan yang sama ketika ditanya mengenai lapak sementara yang dibangunnya.
Dirinya mengaku bahwa lapak tersebut dibangun dengan biaya pribadi atau para pedagang sendiri.
“Dalam membangun lapak ini, kami para pedagang menggunakan biaya pribadi masing-masing,” katanya.
Hal ini karena tidak ada solusi atau penegasan dari pemerintah daerah, sehingga para pedagang berinisiatif memabngun lapaknya demi memenuhi kebutuhan sehari-hari dan juga tanggungan yang harus dibayarkan.
"Apabila ini dibongkar dan tata oleh pemerintah, kami siap membongkarnya," pungkasnya. (RAMADHANI/B-6)








