SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Gagalnya Jhon Krisli, Ketua DPRD Kotawaringin Timur tiga periode berkiprah dalam kontestasi pemilihan legislatif (Pileg) 2019 ini dengan cepat berhembus.

Bahkan Ketua DPD Golkar Kotawaringin Timur, H Supriadi merasa prihatin, lantaran kader potensial sekelas Jhon Krisli harus ditinggalkan di Pemilu 2019.

Meski demikian Wakil Ketua DPRD Kotim itu berharap agar Jhon Krisli tetap berkiprah dalam dunia politik sekalipun tidak masuk dalam daftar caleg  tahun 2019.

Apalagi menurut dia Jhon masih muda dan masih panjang karir di dunia politik.

"Saya yakin dengan kejadian ini, dia akan mendapatkan tempat di hati pendukungnya dan masyarakat Kotim," kata Supriadi, Rabu (1/8/2019).

--page

Kejadian ini cukup membuat Supriadi prihatin apalagi sama-sama satu lembaga. Namun demikian menurut Ketua DPD Partai Golkar itu ia tidak akan mencampuri ranah internal  partai tersebut.

"Apa yang dirasakan Pak Jhon Krisli pernah saya rasakan, memang kekecewaan itu sangat luar biasa namun semuanya  harus dijalani dengan lapang dada karena  pada saatnya nanti pasti akan kembali," kaya dia.

Ia menyarankan agar Jhon tetap optimistis dengan target besar politiknya kedepan, apalagi dia adalah putra terbaik daerah.

Bahkan, kata dia jika PDIP memang tidak membutuhkan kader seperti Jhon Krisli maka DPD Golkar akan membuka peluang untuk mengakomodir aspirasi politiknnya. (NACO/B-6)