BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Handoyo J Wibowo mendorong agar kegiatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kotim harus digenjot secara maksimal. Sebab, BUMDes menjadi salah satu sumber pendapatan asli desa.
"Tujuan utama pendirian BUMDes tidak semata-mata mengejar laba. Setiap unit usaha yang akan dijalankan harus sukses dan berkembang," kata Handoyo, Rabu (1/8/2018)
Selaian itu BUMDes juga bermanfaat dalam rangka peningkatan ekonomi warga desa. Bisa bergerak di bidang jasa, jual beli, tranportasi dan lain sebagainya.
"Sejauh ini banyak yang masih belum menggali potensi desa masing-masing, padahal ada potensi yang luar biasa," kata dia.
Desa yang cepat membaca peluang atas potensi tentu akan lebih cepat mengambil inisiatif untuk mendayagunakannya dalam rangka memperkuat perekonomian desa. Sehingga, BUMDes perlu dikembangkan guna kesejahteraan masyarakat.
--page
Handoyo juga menyebutkan sejauh ini belum melihat ada BUMDes yang maksimal dalam pengelolaanya. Selain itu juga, jumlah desa yang memiliki BUMDes masih jauh dari yang diharapkan.
Maka dari itu, menurutnya desa di Kotim harus memiliki BUMDes, ini mengacu pada peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI nomor 19/2017 tentang Penggunaan Dana Desa.
Di situ, dijelaskan soal prioritas penggunaan dana desa salah satunya adalah pelaksanan program unggulan seperti BUMDes.(NACO/B-11)








