SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota DPRD Kotawaringin Timur, Hero Harapanno Mandouw menyarankan kepada tim anggaran pemerintah daerah untuk fokus menyelesaikan pembangunan infrastruktur dalam kota.

Penyelesaian itu mesti dilakukan melalui APBD Perubahan ini, supaya APBD murni 2019  mendatang bisa fokus kepada kegiatan sentral yang terabaikan selama ini

"Di dalam Kota Sampit ini masih banyak gang dan jalan yang luput dari perhatian pemerintah daerah. Padahal selalu diusulkan melalui kegiatan reses dan musrenbang di tingkat kelurahan hingga kecamatan," kata Hero, Rabu (1/8/2018).

Menurut Hero, anggaran peningkatan satu gang itu diperkirakan maksimal hanya Rp 200 juta. Dan dia yakin bisa diselesaikan pada APBD perubahan ini.

"Jangan terus ditunda lagi. Kalau terus-terusan, penundaaanya sampai kapan," kata dia.

--page

Menurut Hero penataan jalan dan  gang di permukiman itu kewajiban dari pemerintah daerah. Apalagi untuk daerah yang masih dalam Kota Sampit.  

"Jika tidak diperhatikan, maka akan berbanding terbalik dengan rencana pemkab menjadikan Sampit sebagai kota tujuan wisata," kata dia.

Dia ingin, agar jalan dan gang dalam kota ini tidak ada lagi yang tertinggal pembangunannya. APabila setiap tahun minimal 20 - 30 gang harus diselesaikan, maka dengan demikian 2020 nanti Kota Sampit sudah memilik jalan mulus semuanya.(NACO/B-11)