BORNEONEWS, Tamiang Layang - Sebanyak 73 calon anggota pasukan pengibar bendera (Paskibra) Kabupaten Barito Timur, Kamis (2/8/2017) mulai mengikuti pembinaan dan pelatihan.
"73 calon anggota Paskibra merupakan puta putri terbaik Kabupaten Barito Timur yang akan menjalankan tugasnya saat upacara pengibaran bendera 17 Agustus," ucap Kepala Dinas Perhubungan Bartim Nakarya F, mewakili Kepala Kepala Disbudpora Ruspendi Dena yang purnatugas, Rabu (1/8/2018).
Nakarya menyampaikan, calon anggota Paskibra yang mengikuti pembinaan dan pelatihan, merupakan hasil seleksi dari semua sekolah se- Bartim.
"Kami harapkan selama mengikuti pendidikan dan pelatihan, calon anggota paskibra bisa mengikuti dengan baik sampai saatnya nanti dikukuhkan menjadi anggota Paskibra," ujarnya.
Pendidikan dan pelatihan diberikan oleh instruktur dari Kodim 1020 Buntok, Polres Barito Timur, dan Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Bartim.
--page
Proses pembelajaran teori dilaksanakan di aula setempat, sedangkan praktik dilaksanakan di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Bartim yang akan menjadi lokasi pelaksanaan tugas mereka mengibarkan bendera saat peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus nanti.
Selama masa karantina, peserta hanya dibekali berbagai pengetahuan tentang kebangsaan, pencegahan narkoba, aturan berlalu lintas dan lainnya. Selain itu, mereka juga harus bisa bersosialisasi dan beradaptasi dengan peserta lain.
"Selama masa karantina, berlaku aturan khusus yang ditetapkan panitia untuk calon Paskibra. Seluruh peserta harus benar-benar serius mengikuti proses ini agar bisa mendapat ilmu yang bermanfaat dari kegiatan ini," kata Nakarya. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-2)








