SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit- Massa pendukung Jhon Krisli mendatangi kantor DPC PDIP Kotawaringin Timur (Kotim) yang berlokasi di Jalan Soeparto, Kota Sampit, Kamis (2/8/2018) pagi. Mereka bermaksud menemui para pengurus partai berlambang banteng moncong putih itu.

Melihat massa memasuki halaman kantor, sejumlah pengurus partai yang berada di tempat itu memilih kabur meninggalkan sekretariat DPC PDIP. Tidak hanya pengurus partai, sejumlah anggota DPRD Kotim dari PDIP partai juga memilih pergi. Padahal kedatangan warga hanya ingin mempertanyakan alasan Jhon Krisli tidak dicalonkan pada pemilu legislatif 2019.

Yang masih bertahan hanya Ketua DPC PDIP Kotim Rimbun bersama bacaleg Yohanes Aridian.

"Kami tidak anarkis, kami ke sini hanya ingin bertanya. Mengapa Pak Jhon (Krisli) tidak dicalokan. Cuma itu saja, beri penjelasan kepada kami," kata salah seorang warga yang datang.

Sementara itu, Rimbun terlihat bingung melihat kedatangan warga. Apalagi ia harus menghadapi sendiri massa tersebut. Ia lantas meminta massa tetap tenang dan mengajak mereka masuk ke dalam kantor.

--page

"Silahkan masuk jangan di jalan," kata Rimbun.

Sementara itu, dalam aksi itu tidak ada koordinator massa. Mereka mengaku datang dari berbagai wilayah di Kotim. Di sisi lain, sejumlah petugas keamanan terlihat berada di sekretariat PDIP untuk menjaga keamanan. (NACO/B-3)