KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun- Sekretaris Daerah (Sekda) Gunung Mas Yansiterson mengingatkan Badan Pusat Statistik (BPS) supaya menyampaikan data yang bisa dipertanggungjawabkan kepada publik.

Baik data yang berkaitan dengan jumlah penduduk, angka kemiskinan, maupun lainnya. Hal itu dimaksudkan supaya data yang disajikan benar-benar sesuai dengan keadaan di lapangan.

"Ketika menyampaikan data, harus sesuai. Bila ditanya sumber data harus bisa disampaikan sumber dan asal data," kata Yansiterson saat kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pembahasan Data Publikasi Kabupaten Gunung Mas dalam Angka di aula kantor BP3D, Kamis (2/8/2018).

Menurut dia, kebutuhan data menjadi sangat penting. Di mana BPS salah satu instansi untuk melakukan kegiatan tersebut. Terlebih, manfaat data pemerintah tidak terbatas pada penggunaan internal antarinstansi, tetapi juga sebagai bentuk pemenuhan data publik bagi masyarakat atau yang dikenal dengan keterbukaan informasi.

"Data yang dikumpulkan oleh instansi pemerintah diharapkan dapat tersedia dalam format terbuka dan mudah digunakan kembali, dengan tujuan tranparansi dan akuntabilitas serta untuk meningkatkan partisipasi masyatakat dalam mengawal pembangunan" sebutnya.

--page

Diharapkan melalui kegiatan tersebut semua pihak dapat saling berkoordinasi. Sehingga menghasilkan hal-hal yang bermanfaat untuk masyarakat Gunung Mas. (EPRA SENTOSA/B-3)