BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Seorang warga Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Akbar (28), menekuni usaha jualan bensin, dengan menggunakan alat pengukur bensin bernama Pertamini.
Ia mengaku meski baru berjualan hampir setahun, namun hasil dari jualan bensin dengan nama Pertamini ini lebih menguntungkan.
“Sebelumnya saya jual bensin menggunakan botol dan saat beralih menjadi Pertamini ternyata lebih menguntungkan," katanya, Kamis (2/8/2018).
Jika biasanya ia jual bensin menggunakan botol, hanya bisa menjual kurang dari 35 liter. Namun ketika beralih menjadi Pertamini, satu harinya bisa sampai 60 liter.
Terkait masalah perizinan, ia mengaku sudah mengantonginya dari RT dan RW setempat sampai ketingkat kelurahan. "Setelah itu baru mengoprasionalkan usaha Pertamini ini," katanya. (FARIZAN/B-5)








