SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) merencanakan adanya pemecahan rekor muri dengan membawa bendera dengan panjang ratusan meter berkeliling di Sampit saat pawai peringatan Hari Kemerdekaan.  

"Masih kami rencanakan untuk pemecahan rekor muri membawa bendera. Panjangnya nanti ratusan meter, namun masih kami rapatkan," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Halikinnor.

Dirinya mengungkapkan, rencananya bendera tersebut tidak dibawa oleh sejumlah petugas. Namun langsung dijalankan masyarakat yang berada di samping kiri kanan jalan. Karena saat pelaksanaan pawai, hampir dipastikan semua jalan penuh penonton.

"Jadi yang membuat bendera tersebut berjalan adalah masyarakat, yang secara estafet menjalankannya," terang Halikinnor.

Hal tersebut dilakukan sebagai cara daerah ini dalam menggelorakan semangat kebangsaan dan semakin cinta tanah air. Bahkan itu sebagai penghormatan terhadap para pejuang terdahulu hingga membuat negara ini merdeka.

--page

"Aksi ini dilakukan untuk menanamkan gelora kebangsaan dan cinta negara ini," ungkap Halikinnor. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)