PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya- Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Tengah memprediksi pada Agustus 2018, harga bahan pokok akan mengalami kenaikkan harga atau inflasi.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng Hanif Yahya menuturkan, prediksi tersebut menyusul adanya beberapa even besar selama Agustus.

"Ada kemungkinan harga bahan pokok di Agustus 2018 mengalami inflasi, karena kebetulan di bulan ini ada acara besar HUT RI yang tentunya mendorong tingkat konsumsi masyarakat," ujarnya, Kamis (3/8/2018).

Selain itu, kata dia, semakin dekatnya perayaan Hari Raya Idul Adha, juga mempengaruhi beberapa harga bahan pokok.

Meski begitu, Hanif menyebut tetap ada kemungkinan pada bulan ini Kalteng mengalami deflasi.

"Kemungkinan deflasi juga cukup besar mengingat catatan historis kami, biasanya bulan Agustus selalu mengalami deflasi."

Ia memprediksi kemungkinan besar deflasi di bulan Agustus mencapai hingga 0,02% atau kembali ke harga normal bahan pokok. (GAZALI/B-3)