BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sejumlah emiten perkebunan masih optimistis kinerja pertumbuhan minyak sawit (CPO) akan membaik dalam 6 bulan selanjutnya seiring dengan peningkatan volume produksi.
"Membaiknya kinerja perseroan didukung peningkatan produktivitas tanaman," kata Investor Relations PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), Sebastian Sharp, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (3/8/2018).
Pada Januari-Juni 2018, total produksi tandan buah segar atau TBS perseroan mencapai 697.056 ton, naik 11,88% yoy dari semester I/2017 sejumlah 623.046 ton.
Saat ini, menurut Sebastian, pihaknya berada di dalam tren produksi yang meningkat.
"Pada Juli 2018, volume produksi TBS mencapai rekor tertinggi baru perusahaan, yakni sejumlah 185.000 ton," papar dia.
--page
Adapun, rekor tertinggi produksi bulanan BWPT terjadi pada November 2016, yakni 178.579 ton TBS.
Sebelumnya perseroan menyatakan bahwa pertumbuhan produksi CPO sebesar 13,32% year-on-year (yoy) pada semester I tahun ini menjadi 166.763 ton.
"Tren produksi tandan buah segar atau TBS dan CPO perusahaan cenderung bertumbuh sepanjang 2018," kata Sebastian.
Pada semester I/2018, produksi CPO perusahaan mencapai 155.763 ton. Volume itu bertumbuh 13,32% yoy dari sebelumnya 137.453 ton.
"Pada pertengahan Juli 2018, kami menghasilkan 84.000 ton TBS. Jadi, kami berada di jalur untuk mencapai produksi TBS sejumlah 170.000 ton pada bulan ini," paparnya. (NEDELYA RAMADHANI/m)








