BORNEONEWS, Palangka Raya – Di Kalimantan Tengah (Kalteng), harga komoditas pangan hasil budidaya peternakan terdongkrak salah satunya akibat tingginya harga pakan.
Harga daging ayam ras dan perikanan misalnya, masih bergantung pakan impor maupun pakan hasil pabrikan luar Kalteng.
“Kalteng kan masih terkendala belum adanya pabrik pakan. Ini akibat suplai bahan baku yang susah. Kita akan cari kolaborasi untuk bikin pabrik pakan di sini,” ungkap Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kalteng Sunarti, Sabtu (4/8/2018).
Evaluasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kalteng pun menyebut hal demikian. Pakan yang mendatangkan dari luar, menjadi faktor perhitungan naiknya harga komoditas.
“Masih berlanjutnya gangguan pasokan daging ayam ras dan telur ayam ras, terdampak oleh tingginya harga pakan impor dan pembatasan penggunaan antibiotik,” kata Wakil Ketua TPID Kalteng, Setian. (ROZIQIN/B-5)
Kalteng Masih Terkendala Tinggi Harga Pakan
Bagikan:
PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Investor Pasar Modal Kobar Tembus 32.800, Transaksi Saham Naik Jadi Rp20,16 Miliar
Investor Pasar Modal Kalteng Melonjak, Kotawaringin Barat Tembus 32.800 Investor
DEN Minta Reformasi Pasar Modal Dilanjutkan di Tengah Sorotan MSCI
FLOQ Nilai Kebijakan Pajak Kripto Perlu Jaga Daya Saing Industri
Mirae Asset: Keputusan BEI Keluarkan Saham HSC Memang Diperlukan
Tokopedia-TikTok Shop Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis Bagi UMKM
Komentar (0)
Memuat komentar…







