BORNEONEWS, Sukamara- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukamara telah membentuk Tim Serbu Api (TSA) di tiga desa. Pembetukam TSA hanya dilakukan di wilayah yang dianggap rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
"Untuk wilayah Kecamatan Jelai dan Pantai Lunci, kami sudah sejak awal tahun membentuk TSA atau Tim Serbu Api," ucap Kepala DLH Sukamara Rendy Lesmana, Minggu (5/8/2018).
Tiga desa yang dibentuk TSK yakni Sei Bundung, Sei Pasir, dan Desa Sei Damar.
"Jadi pembentukan TSA ini memang dilakukan di desa-desa yang kasus kebakarannya banyak atau titik hospot-nya paling tinggi tahun lalu," ujar Rendy.
Menurut dia, untuk wilayah kota Sukamara pada tahun lalu masih terdapat banyak titik panas. Terutama di wilayah Desa Kartamulia dan Kelurahan Padang.
--page
"Namun untuk dalam kota kita tidak dibentuk TSA karena cukup Damkar saja yang menangani. Sedangkan kita menangani untuk wilayah luar atau tidak masuk dalam jangkauan Damkar," sebut Rendy Lesmana. (NORHASANAH/B-3)








