SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Batalnya pencanangan imunisasi Measles Rubella (MR) tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di SD Negeri 3 MB Hulu, Sampit, oleh Bupati Supian Hadi tidak ada kaitannya dengan isu yang berkembang di kalangan masyarakat belakangan ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotim, dr Faisal Novendra Cahyanto mengatakan batalnya acara itu karena berbarengan dengan kegiatan peresemian Jembatan di Desa Ramban, Kecamatan Mentaya Hilir Utara.

"Kegiatan di Ramban sudah terlebih dahulu dijadwalkan sehingga imunisasi ditunda,' kata Faisal, Senin (6/8/2018) kepada Borneonews.co.id.

Menurut Faisal, imunisasi itu akan tetap dilaksanakan dan akan dijadwalkan ulang kembali pada bulan Agustus ini juga. Karena menurut dia jika dilaksanakan siang hari tidak sempat.

"Karena jadwal Pak Bupati setelah peresmian siang ke Jakarta. Namun itu tetap kami laksanakan dan sudah koordinasi dengan Pak Sekda," tegas Faisal.

--page

Belakangan ini para orangtua dikhawatirkan dengan isu vaksin MR yang tidak mengantongi label halal sehingga banyak yang mengambil kesimpulan vaksin itu tidak halal. Sehingga tidak sedikit para orang tua merasa resah.

"Seperti yang saya sampaikan sebelumnya itu aman dan tidak ada masalah, orang tua tidak perlu resah," tandasnya. (NACO/B-5)