BORNEONEWS, Muara Teweh - Para peserta yang terpilih dan dipanggil menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) 2018 tingkat Kabupaten Barito Utara diberikan pendidikan dan pelatihan (diklat) dalam bentuk pemusatan latihan.
Wakil Bupati Barito Utara, Ompie Herby dalam kesempatan itu mengatakan setiap 17 Agustus bangsa Indonesia dari Sabang sampai Marauke dari tingkat provinsi, Kabupaten/Kota diwajibkan melaksanakan upacara peringatan detik-detik proklamasi.
“Sebagai generasi muda calon penerus pembangunan bangsa, terutama kepada anak-anakku pasukan pengibar bendera kami berharap jadilah pemuda yang gemar bekerja keras, kreatif, inovatif dan berahlak mulia untuk mencapai kemajuan bersama bagi bangsa dan negara, serta tetap berkomitmen menjaga keutuhan bangsa dan NKRI,” katanya, Senin (6/8/2018).
Ompie Herby mengucapkan terima kasih kepada panitia dan pelatih yang telah bekerja keras mulai dari menyeleksi calon paskibra hingga terpilih sebanyak 44 siswa-siswi terbaik dari SMA/SMK/MAN.
“Untuk selanjutnya mendidik dan melatih anak-anak calon paskibra selama 17 hari dan hari ini dibuka secara resmi untuk pelatihan diklat sebagai anggota Paskibra yang akan bertugas mengibarkan bendera pada upacara peringatan hari proklamasi kemerdekaan ke-73,” katanya. (RAMADHANI/B-6)








