BORNEONEWS, Buntok - Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) merupakan momentum bagi umat Hindu/Kaharingan untuk membangun jiwa kerohanian.
Demikian disampaikan Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri seusai membuka FTIK di Balai Basarah Jalan Asam Buntok, Senin (6/8/2018).
“Kegiatan ini bukan semata-mata pesta paduan suara umat Hindu/Kaharingan, namun sebagai momentum untuk membangun jiwa rohani,” katanya.
Eddy mengatakan keragaman sebagi bangsa, baik suku, agama maupun keragaman budaya melekat nilai-nilai untuk saling menghargai dan menghormati antar sesama.
Dalam keragaman itu pula melekat nilai-nilai persaudaraan antar sesama. Itu merupakan makna dari Bhineka Tunggal Ika berbeda-beda tapi tetap satu.
--page
“Dalam perlombaan pasti ada menang dan kalah namun yang ini merupakan ajang pertemuan dan silaturahmi antara sesama umat Hindu/Kaharingan,” ucapnya.
Dia berharap lewat kegiatan ini bisa menghasilkan talenta yang baik yang mewakili Barsel pada FTIK tingkat provinsi.
Panitia penyelenggara Samsulni mengatakan FTIK tingkat kabupaten ini merupakan ajang seleksi untuk mengikuti lomba tingkat provinsi November 2018 di Tamiang Layang.
“Kita berharap kegiatan ini bisa berjalan sukses dan kami juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati yang telah membuka kegiatan ini,” ucapnya. (URIUTU DJAPER/B-6)








