SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Taufiq Mukri, meminta seluruh satuan perlindungan masyarakat (Satlinmas) agar lebih sigap menjaga keamanan di lingkungan tugas masing-masing. Sebab, ada potensi peningkatan gangguan keamanan di tahun politik.

"2019 nanti itu ada pemilu. Potensi kerawanan dan gangguan diprediksi meningkat. Satlinmas harus menjaga keamanan di wilayah tugasnya," ujar Taufiq, saat menjadi inspektur upacara penutupan pelatihan Satlinmas Kotim, Senin (6/8/2018) sore.

Diharapkan, pendidikan dan pelatihan yang diberikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kotim tentang kedisiplinan maupun ketegasan. bisa diterapkan saat bertugas. 

Taufiq berpesan, agar satlinmas bisa menjadi ujung tombak keamanan di desa-desa, kelurahan, dan kecamatan yang ada di daerah ini. Sehingga pelaksanaan pemilu bisa berjalan dengan baik dan sukses. 

"Saya harapkan satlinmas bisa bekerja mengamankan wilayah tugasnya. Sehingga permasalahan bisa diredam," terang Taufiq. 

--page

Ada 1.152 petugas satlinmas yang disebar di Kotim ini. Mereka disiapkan untuk pengamanan Pemilu 2019 nanti. 

"Satlinmas juga harus terlibat dalam penanggulangan karhutla. Agar bencana kabut asap tidak terjadi di daerah ini," pesan Taufiq. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)