PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Doa lintas agama untuk korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) menggema di Bundaran Besar, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (6/8/2018) malam. 

Doa tersebut dipanjatkan secara bergantian dipimpin oleh masing-masing pemuka agama. Berikutnya, dilanjutkan dengan penyalaan lilin. 

Tidak hanya tokoh lintas agama, doa bersama itu juga melibatkan aparat TNI, Polri, pemerintah, masyarakat, mahasiswa, pemuda, dan lainnya. 

Sambil membawa lilin, mereka mengelilingi Bundaran Besar. Semua itu dilakukan sebagai bentuk belasungkawa atas terjadinya musibah gempa di NTB. 

Sebelumnya, doa bersama untuk korban gempa juga berlangsung di Masjid Baitusyuja, Polda Kalteng. Doa digelar setelah salat maghrib dilanjutkan salat gaib, berikut membaca tahlil untuk korban jiwa.

--page

Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, doa bersama itu merupakan lanjutan setelah siang harinya mengirim bantuan yang dibawa menggunakan lima mobil boks. 

"Kita mendoakan agar semua amal kebaikan korban jiwa diterima di sisi Allah dan mendapat ampunan-Nya. Untuk yang mengalami luka-luka, semoga segera disembuhkan," tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-3)