BORNEONEWS, Palangka Raya - Pengurus Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) Kalimantan Tengah membangun sinergi dengan mengunjungi Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalteng, Selasa (7/8/2018).
Pertemuan yang dilaksanakan di kantor IJTI Kalteng ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD Ajoi Kalteng, Joni Prianto.
"Kedatangan kita hari ini dalam rangka silaturahmi, kita mencoba membangun komunikasi supaya bisa berkelanjutan dan bisa sinergi. Mungkin ke depan ada hal-hal yang mungkin bisa dikerjakan bersama atau diselesaikan bersama, mari kira bersama," kata Joni.
AJOI sendiri menurut Joni sebenarnya bukan organisasi yang menghimpun person per person jurnalis media siber tetapi lebih kepada pengusaha media yang bergerak di media siber.
"Jadi sebenarnya kita lebih kepada menyamakan persepsi dan visi misi dengan pengusaha media siber, tetapi kita juga tidak menutup pintu bagi teman-teman yang ingin bergabung secara personal, tanpa mengikutsertakan pengusahanya," jelasnya.
--page
Ditegaskan Joni pula bahwa yang masuk dalam AJOI pun adalah harus media siber yang berbadan hukum. Tentu hal ini harusnya menjadi kabar gembira karena media yang berbadan hukum resmi, maka kredibelitasnya bisa dipertanggungjawabkan, jadi media abal-abal tidak bisa bergabung.
"Karena kalau kita berbicara media online saja jumlahnya 14 ribu, tapi kebanyakan tidak jelas. Dari awal ada kesalahan persepsi bahwa Ajoi ini organisasi profesi, padahal Ajoi menghimpun perusahaan medianya," pungkasnya lagi. (TESTI PRISCILLA/B-5)








