PULANG PISAU –

BORNEONEWS,  Pulang Pisau - Kepala Dinas Kesehatan Pulang Pisau, Muliyanto Budihardjo mengaku heran dengan penolakan yang dilakukan oleh sejumlah pihak yang ramai di media sosial terkait dengan imunisasi campak dan rubella. 

"Padahal jika itu tidak gratis untuk mendapatkan imunisasi ini harus mengeluarkan uang sebesar lebih dari satu juta rupiah," kata Muliyanto,  Selasa (7/8/2018). 

Dia mengatakan mungkin karena belum ada sertifikasi halal membuat sebagian masyarakat masih ragu.

"Sertifikasi halal sedang dipercepat Kementrian Kesehatan dan imunisasi tetap jalan, bahkan hari ini juga provinsi melakukan juga pencanangan,"  katanya. 

Pejabat Bupati Pulang Pisau, Sunarti juga telah berupaya meyakinkan masyarakat bahwa untuk imunisasi MR ini aman dan tidak membahayakan. 

"Malah dalam vaksin tersebut memiliki antibodi yang luar biasa untuk mencegah berbagai penyakit generasi mendatang,"  terangnya. (JAMES DONNY/B-6)