BORNEONEWS, Sukamara - Kepala Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Sukamara, Riyandi menuturkan bahwa anggota Palang Merah Remaja (PMR) baru yang pihaknya kukuhkan berjumlah 27 orang.
"Yang ikut dalam pelatihan ada 110 orang, namun yang dikukuhkan hanya 27 orang saja," terang Riyandi, Selasa (7/8/2018).
Menurut Riyan, remaja yang saat ini belum dikukuhkan sebagai PMR masih terus dilatih, agar saat dikukuhkan nantinya mampu melaksanakan tugas kemanusia sesuai dengan prinsip kepalangmerahan.
"Untuk latihan ininsudah dilakukan selama 6 bulan terakhir, pelatihan kita lakukan setiap sare sabtu," ujarnya.
Riyan menambahkan, pelatihan yang diberikan kepada calon PMR berupa latihan fisik, peraturan baris berbaris (PBB), pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), dan water rescue dasar atau teknik pertolongan maupun evakuasi saat terjadinya bencana.
--page
Sementara Dewan Pembina PMI Sukamara H Ahmadi berharap anak-anak PMR bisa menjadi pejuang yang tangguh dalam kemanusian, dimana dengan ilmu yang telah didapat selama pelatihan akan meningkatkan pengetahuan para anggota PMR baru.
"Sebagai anak PMR yang baru, dalam melaksanakan tugas kemanusian maka harus bisa menanamkan 7 prinsip kepalangmerahan," pinta H Ahmadi. (NORHASANAH/m)








