MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Mengenai permohonan listrik dari warga Desa Lampeong, Kecamatan Gunung Purei, Manajer PT PLN Muara Teweh Permono mengatakan, pihak PLN Muara Teweh telah melakukan survei di Lampeong dan hasil survei sudah dikirimkan ke PLN Area Kuala Kapuas sebagai dasar pembuatan KKO dan KKF atau justifikasi usulan. 

“Dari info PLN Kapuas, ini masih dalam tahap pembuatan justifikasi dan jika telah selesai akan diteruskan ke PLN Wilayah Banjarbaru lalu ke PLN pusat,” katanya Selasa (7/8/2018).

Permono menegaskan, ini semua memerlukan proses, karena PLN Rayon Muara Teweh tidak dalam kapasitas menolak atau menyetujui.

“Kami hanya mengusulkan dan membuat data terkait dengan justifikasinya. Secara tersirat PLN akan segera masuk namun perlu proses. Kami harap masyarakat bisa bersabar dan memahaminya,” ucapnya.

Diketahui, Kecamatan Gunung Purei dengan jumlah KK sekitar 1.000 jiwa merupakan wilayah tertinggal di Kabupaten Barito Utara, tetapi memiliki potensi sangat besar, karena kaya SDA dan berbatasan dengan Provinsi Kaltim. 

--page

Ironisnya, justru sekarang ada sebuah perusahaan asal Tiongkok sedang berinvestasi untuk proyek energi bekerjasama dengan Pertamina di Lampeong. (RAMADHANI/B-6)