MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus berpaya mengembangkan pembangunan pada sektor pertanian. Salah satunya pertanian jagung.

Bupati Barito Utara, Nadalsyah mengatakan pertanian jagung dikembangkan di Kecamatan Teweh Tengah, Teweh Timur, Teweh Selatan, Teweh Baru, Lahei, Lahei Barat dan Gunung Timang. 

“Pada 2018 Pemerintah Kabupaten Barito Utara menjadi sasaran program pengembangan jagung dari Kementerian Pertanian dengan target pengembangan jagung seluas 16.095 hektare,” terang Nadalsyah, Rabu (8/8/2018).

Tahun sebelumnya pelaksanaan kegiatan pembangunan pertanian khususnya pengembangan jagung di Barito Utara dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian dengan target seluas 6.000 ha dalam bentuk perluasan areal tanam baru (patb). 

“Adapun realisasi kegiatan pengembangan jagung di 2017 seluas 7.860 hektare terdiri dari perluasan areal tanam baru (patb) seluas 6.000 ha dan lahan eksisting seluas 1.860 ha dengan pola peningkatan indek pertanaman (IP),” terangnya.

Sedangkan untuk lokasi kegiatan penanaman jagung tersebar di enam kecamatan meliputi Kecamatan Teweh Tengah, Teweh Timur, Gunung Purei, Teweh Baru, Lahei dan Gunung Timang. (RAMADHANI/B-6)