PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya- Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya Nenie A Lambung, meminta pemko jangan lepas tangan dengan keberlangsungan nasib masyarakat penyandang disabilitas.

Terlebih bagi penyandang disabilitas yang telah berupaya mengembangkan diri dan kehidupannya dengan menekuni suatu usaha. Seperti menjadi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Mereka sudah berusaha sekuatnya di tengah kekurangan mereka. Pemerintah harusnya memberi dukungan penuh. Apresiasi keinginan kuat mereka untuk keluar dari keterpurukan. Justru mereka ini yang perlu mendapat pemberdayaan untuk menggeluti peran di sektor UMKM," kata Nenie, Rabu (8/8/2018).

Politisi PDIP itu menegaskan bahwa tidak sedikit penyandang disabilitas di Kota Palangka Raya yang memiliki keterampilan, bakat, dan kemauan kuat untuk memberdayakan diri.

"Nah, dinas yang berkaitan dengan UMKM, baik itu Dinas Koperasi maupun Dinas Perindustrian dan Perdagangan harus dapat membantu, turut memberdayakan mereka untuk menggeluti dunia UMKM. Jangan biarkan semangat mereka sia-sia dan pupus karena tidak mendapat dukungan yang pantas," tegasnya.

--page

Nenie bahkan menyatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi UMKM yang begitu terbuka merekrut penyandang disabilitas sebagai pekerja, tentunya dengan memberdayakan bahkan memberikan bimbingan dan pelatihan.

"Ya, saat kegiatan bazar, ada penyandang disabilitas yang direkrut  salah satu UMKM. Produk UMKM yang dijual saat itu adalah hasil dari penyandang disabilitas. Ternyata produk yang dihasilkan penyandang disablitas itu bagus dan diminati masyarakat luas. Itu bukti bahwa mereka juga bisa bekerja, jangan remehkan," tutup Nenie. (TESTI PRISCILLA/B-3)