BORNEONEWS, Tamiang Layang- Proyek rumah susun sistem sewa (rusunawa) dengan kontraktor pelaksana PT Nindy Karya, ditargetkan rampung pada November 2018.
Kepala Pelaksana Kontraktor PT Nindy Karya Sunarno, mengatakan bahwa saat ini rusunawa masih dalam pengerjaan. Proyek yang berasal dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Barito Timur itu dirancang terdiri dari tiga Lantai dan 42 kamar.
"pembangunan saat ini masih berlangsung. Akan ada 42 kamar dengan tipe 32," ungkapnya kepada wartawan, Rabu (8/8/2018).
Sunarno melanjutkan, proyek rusunawa itu dikonsep ramah penyandang disablitas. Bahkan, pada lantai satu disediakan ruangan atau kamar khusus untuk penyandang disabilitas.
"Ya di lantai satu ada dibangun ruangan atau kamar untuk penyandang disibilitas," akunya.
--page
Sebelumnya, Kepala Dinas Perkim Kabupaten Barito Timur Yumail J Paladuk, mengungkapkan bahwa anggaran untuk pembangunan rusunawa tersebut berasal dari bantuan APBN, dengan nilai kontrak Rp10 miliar.
Rusunawa itu nantinya diperuntukkan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang belum memiliki rumah, dengan sistem sewa. "Bila tidak ada ASN yang berminat akan disewakan kepada masyarakat," tuturnya. (PRASOJO EKO APRIANTO/B-3)








