PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Salah seorang warga Kota Palangka Raya, mengapresiasi langkah pemerintah untuk antisipasi wabah menyebarnya virus campak dan rubella dengan imunisasi anak-anak dengan vaksin Measles Rubella (MR).

Saidah Suryani, nama warga itu, mengungkapkan pengalamannya saat melakukan imunisasi terhadap anaknya. Ternyata harga vaksin di luar yang berbayar dinilai sangat mahal, untuk ukuran warga biasa.

“Terus terang saya ibu tiga anak. Saya pengalaman saat imunisasi campak dan rubella ini dulu kena Rp 1 juta di tempat praktik dokter spesialis. Nah sekarang, bersyukur tidak mahal apalagi sudah gratis dari pemerintah. Justru harus diacungi jempol imunisasi MR ini,” cerita Saidah, Rabu (8/8/2018).

Dia juga turut meyakinkan, upaya pemerintah melakukan imunisasi yang berlangsung di Kalimantan Tengah (Kalteng) ini demi kebaikan masyarakat.

Sebelumnya diberitakan, setelah direalisasikan dan akhirnya resmi dicanangkan, terbukti tidak semua orang Kalteng mencibir tentang imunisasi menggunakan vaksin MR apalagi mengurungkan niat.

--page


Buktinya, data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng, sehari sebelum pelaksanaan pencanangan imunisasi MR, telah dilaporkan sebanyak 10,5 persen dari total sasaran 691,363 anak Kalteng, telah diimunisasi.

Pemprov Kalteng tetap mengambil kebijakan ‘jalan terus’ untuk melangsungkan kegiatan pelaksanaan kampanye imunisasi MR terutama bagi warga yang berkenan tidak menunda, sembari tetap menghormati keputusan MUI pusat terkait sertifikasi halal. (ROZIQIN/B-11)