BORNEONEWS, Palangka Raya - Meskipun belum dapat sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tetap melakulan pencanangan kampanye imunisasi Campak dan Rubella (MR).
Pencanangan tersebut mendapat berbagai tanggapan di kalangan masyarakat, salah satunya institusi DPRD yang ikut memberikan komentar.
"Perlu adanya kejelasan, agar masyarakat tidak was-was saat mengggunakannya. Pihak yang bersangkutan bisa turun langsung ke lapangan dan memberikan sosialsasi yang baik kepada masyarakat," ucap anggota Komisi C DPRD Kalteng Duwel Rawing, Kamis (9/8/2018).
Ia merespon positif adanya kampanye imunisasi MR dan meyakini pihak kesehatan tidak sembarangan mengeluralan kebijakan untuk masyarakat.
Duwel menyebut, legislatif juga mendukung kampanye imunisasi MR selama bertujuan untuk kepentingan masyarakat.
"Pihak kesehatan sudah menjelaskan penyakait Campak dan Rubella sangat berbahaya, sehingga kita mengharapkan masyarakat bisa lebih jeli menanggapi kampanye imunisasi tersebut," tambahnya. (GAZALI/B-5)








