SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kotawaringin Timur, H Dani Rakhman menyarankan pemerintah daerah bisa mengamankan lahan di areal pantai Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit. 

Itu dilakukan guna cadangan lahan pemerintah daerah jangka panjang, apalagi saat ini prospek pengembangan wisata dan sektor lain mulai terlihat di daerah tersebut.

"Saat ini harga tanah di daerah tersebut terbilang masih murah. Jika terus ditunda, harga dikhawatirkan akan  berangsur naik," kata Dani Rakhman, Kamis (9/8/2018).

Menurut dia di sana nanti bisa saja dilakukan proyeksi untuk pembangunan bandara, hotel, wisata dan lain sebagainya, karena jika sudah ada lahan maka hanya tinggal pembangunannya saja lagi.

"Oleh karena itu Pemkab Kotim setidaknya harus mempersiapkan lahan seluas 100 hektare untuk rencana pembangunan," tukas dia. 

Jika itu dilakukan, lanjut dia, dampak positif dan multiplier effect juga akan terasa bagi warga di wilayah Selatan. 

Ia menyebutkan, dengan investasi APBD Kotim di daerah itu tentu tidak akan rugi,  karen ia yakin pariwisata pantai Ujung Pandaran juga akan berkembang, transportasi akan bertambah dan dampak ekonomi juga akan terus meningkat.

"Jika dibangun bandara di Ujung Pandaran secara gerografis kami melihat sangat strategis, apalagi di situ berdekatan dengan Kabupaten Seruyan jadi tidak hanya melayani masyarakat Kotim saja," tandasnya. (NACO/m)