BORNEONEWS, Palangka Raya - Bayi yang ditemukan di semak, belakang rumah warga, Jalan G Obos XXVI, Kota Palangka Raya, saat ini dalam penanganan tim medis RSUD dr Doris Sylvanus.
Humas RSUD dr Doris Sylvanus Theodorus Sapta Atmadja mengatakan, bayi laki-laki itu seberat 2,7 kilogram. Dari berat badan tersebut, bayi lahir dengan cukup bulan dan besar kemungkinan proses persalinan berjalan normal.
"Kemudian analisa dokter, bayi ini mengalami hipotermi, kehilangan suhu tubuh karena mungkin akibat udara dan tidak diselimuti," kata Theodorus, Kamis (9/8/2018).
"Terutama dehidrasi, kekurangan cairan. Prediksi kami di bawah dari 24 jam (sebelum ditemukan)," imbuhnya.
Theodorus menambahkan, bagian tali pusat memang sudah terpotong. Namun ada sebagian dari isi perut bayi yang keluar dari tubuhnya. Rencananya dilakukan operasi.
--page
"Usus itu keluar karena kelainan bawaan. Jadi dua hal terpisah. Bayi ini memang sudah ada kelainan bawaan dari lahir kemudian mungkin dibuang," sebutnya.
Saat ini, tim medis sedang berusaha memulihkan kondisi bayi yang terlihat lemas tersebut. (BUDI YULIANTO/B-3)








