SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Warga kawasan Jalan Iskandar 17 - Iskandar 9, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang digegerkan dengan peristiwa tongkang yang menabrak 1 pelabuhan taksi air dan 5 lanting di tepi Sungai Mentaya, Jumat (10/8/2018) subuh.

"Kejadiannya subuh, sekitar pukul 04.15 WIB. Saya kaget juga tadi, kebetulan saya lagi mandi di batang (lanting) ini," kata Enor (65), warga Jalan Iskandar.

Enor sempat berteriak ketika melihat tongkang tanpa kapal pandu (tugboat) yang mendekat. Dengan cepat Enor dan warga lainnya, langsung berlarian naik ke darat.

"Jaraknya sekitar 20 meter. Saya langsung teriak 'ada tongkang, ada tongkang'. Yang lain juga ikut lari naik ke atas. Untung saja tidak ada korban," tuturnya.

Data terhimpun, tongkang tersebut merupakan tongkang yang tambat di Sungai Mentaya. Tongkang itu membawa batu koral. Jumlah sementara bangunan yang rusak yakni lima lanting dan satu pelabuhan taksi.

--page

Sejauh ini belum ada keterangn resmi dari aparat kepolisian. Berdasarkan pantauan, polisi masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-11)