BORNEONEWS, Sampit - Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menyelidiki kasus tongkang menabrak lanting dan kelotok masyarakat di Sungai Mentaya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat (10/8/2018).
"Saat ini Kasubdit Gakkum masih melakukan pendalaman. Pihaknya masih berada di TKP," kata Direktur Polair Polda Kalteng, Kombespol Badarudin.
Dalam kejadian tersebut sejumlah lanting milik warga sekitar dalam keadaan rusak. Bahkan kelotok yang tambat di lanting juga tenggelam setelah dihantam tongkang.
Kecelakaan di sungai tersebut terjadi pada Jumat (04/8/2018) sekitar pukul 04.15 WIB.
Saat itu air sedang pasang dan arus di Sungai Mentaya dalam keadaan deras. Kemudian, tongkang yang berhenti di tengah sungai langsung hanyur ke tepi hingga menghantam sejumlah lanting dan kelotok warga.
--page
"Kalau dilihat tongkang itu membawa batu koral, namun belum diketahui pemiliknya," kata Murzimah, warga sekitar.
Saat ini, sejumlah warga yang kelotoknya menjadi korban hantaman tongkang masih mengevakuasi barang berharganya. Seperti sembako dan lainnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








