BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dinilai belum tanggap terhadap kebutuhan listrik bagi masyarakat. Persoalan ini mendapat sorotan dari Sekretaris Komisi II DPRD Kotim, Alxeius Esliter.
"Kami melihat pemkab masig kurang perhatian terhadap infrastruktur seperti listrik desa, padahal ini sudah lama tejadi," kata Alexius, Sabtu (11/8/2018)
Menurut Alexius listrik ini merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat. Desa akan sulit berkembang bilamana kebutuhan listrik mereka belum terpenuhi.
Jika didata menurut dia masih banyak desa yang belum tersentuh listrik tidak hanya desa yang berada di wilayah utara maupun selatan Kotim saja.
Daerah bagian tengah seperti di desa yang berlokasi di Kecamatan Kota Besi dan Telawang juga masih banyak ditemui belum adanya pasoka listrik.
--page
Mestinya ini harus jadi prioritas untuk tahun anggaran berikutnya. Bahkan ia secara tegas sudah menyampaikan itu saat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Perubahan 2018.
Maka dari itu ia inginkan masalah ini jangan sampai berlarut-larut lagi. Karena masalah itu menjadi kebutuhan dan sudah sering kali disampaikan kepada Pemkab Kotim.(NACO/m)








