BORNEONEWS, Sampit - Anggota DPRD Kotawaringin Timur Alexius Esliter memibta agar Pemkab Kotim bisa bersikap dengan anjloknya harga karet dan rotan beberapa bulan terakhir ini.
Menurut dia, persoalan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Bupati dalam hal ini yang puny kewenangan bisa mencari solusi agar masalah harga karet dan rota stabil.
Sekretaris Komisi II DPRD Kotim ini menyebut sebenarnya masalah ini sudah lama dikeluhkan oleh para petani bahkan kondisi ini sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir namun beberapa waktu laku harga karet dan rotan sempat naik akan tetapi tidak berlangsung lama.
"Kasihan para petani jika tidak segera diatasi. Sampai kapan mereka harus menunggu kondisi seperti ini," tegas Alexius.
Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, di Kotim petani karet maupun rotan cukup banyak. Bahkab sebagian besar mereka menggantungkan hidupnya melalui komoditas itu.
--page
Sementara di satu sisi menurut dia harga kebutuhan pokok selama ini tidak sebanding dengan penghasilan para petani. Maka dari itu ia mendesak agar segera dicarikan solusi untuk masalah itu.
"Jangan biarkan petani kita terpuruk. Bagaimana mereka bisa sejahtera sementara harga karer dan rotan tidak pernah stabil," pungkasnya. (NACO/m)








