BORNEONEWS, Sampit- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta ikut serta mendorong pihak investor perkebunan supaya turut membantu mengatasi persoalan listrik warga.
Selain itu, anggota DPRD Kotim Rimbun juga mendorong pemkab menjadi fasilitator agar syarat yang diminta pihak PLN bisa dipenuhi secepatnya.
Apalagi, kata dia, sejumlah perusahaan sudah ada yang sepakat akan memberikan pasokan listrik kepada warga di sekitar perkebunan. Namun masih terkendala sejumlah ketentuan. Baik itu yang berkaitan dengan masalah lahan, maupun aturan main pengajuan pasokan listrik dari perusahaan dengan melibatkan pihak PLN.
"Karena jika masyarakat saja yang mengusulkan tentu sulit. Maka dari itu pemerintah harus tanggap. Apalagi proposal soal itu sudah lama diajukan," kata Rimbun, Sabtu (11/8/2018).
Jika pihak terkait sudah sepakat, tinggal keseriusan Pemkab Kotim untuk membantu agar pasokan listrik bagi warga bisa teratasi.
--page
"Selain itu, perusahaan yang belum ada kepedulian agar bisa didorong supaya bisa ikut membantu masyarakat," pungkas Ketua Komisi III DPRD Kotim ini. (NACO/B-3)








