PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Bayi yang ditemukan di semak-semak di antara pohon nanas pada Kamis (9/8/2018) lalu, menjadi perhatian serius Wali Kota Palangka Raya terpilih, Fairid Naparin. 

Ia pun bertekad jika nanti sudah dilantik, akan melakukan langkah-langkah tertentu untuk menangani kenakalan remaja. 

"Kedepan harus ada sosialisasi tentang pernikahan dini, supaya tidak ada lagi yang hamil di luar nikah. Harapannya kejadian seperti ini tidak terjadi lagi," kata Fairid, Jumat (10/8/2018) malam.

Bagaimana jika ada yang hamil diluar nikah? Fairid menjawab siap memfasilitasi untuk mengkomunikasikan ke orang tuanya. Sehingga, tindakan nekat terhadap si bayi tidak dilakukan. 

Di sisi lain, Fairid menegaskan, pemerintah di bawah kepemimpinannya nanti akan cepat tanggap dalam menyikapi warganya yang mengalami musibah. 

"Jadi tidak perlu menunggu, tapi langsung saja. Kalau masalah kemanusiaan, kita harus cepat tanggap," tuturnya. 

Sebagaimana diketahui, bayi laki-laki dengan berat 2,7 kilogram itu ditemukan di semak di antara pohon nanas. Aparat Polres Palangka Raya mengevakuasi ke RSUD Doris Silvanus supaya segera mendapat perawatan. 

Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan HL, 15, ibu yang diduga membuang bayi tersebut. (BUDI YULIANTO/B-3)