SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (SatpolPP dan Damkar) Sukamar, Iwan Miraza mengatakan selama Juli 2018 ada sebanyak 26 titik api yang ditangani dan berhasil dipadamkan. 

"Pada Juli ada 26 titik api yang berhasil Damkar padamkan," ucap Iwan Miraza kepada Borneonews, Sabtu (11/8/2018).

Menurut Iwan, dalam sehari Damkar bisa menangani sebanyak 3 kasus kebakaran, di mana kebakaran yang terjadi berada di perkotaan. 

"Jadi 26 kasus itu, artinya dalam sehari bisa kenangani sampai 3 kebakaran. Di mana kejadian lebih banyak berada diwilayah kota seperti disekitar perkantoran," ujarnya. 

Iwan menambahkan, karena kondisi wilayah di sekitar perkantoran masih banyak hutan, sehingga karusus lebih sering terjadinya di sana. 

--page

"Karena daerah perkantoran kita masih banyak semak belukarnya," tutur Iwan. 

Sebelumnya, Pj Bupati Sukamara Nurul Edy mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan pembakaran hutan dan lahan.

"Saya imbau masyarakat, di lima kecamatan ini untuk tidak membakar lahan," pinta Nurul Edy.

Dalam kesempatan itu pula, Edy mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap bencana kebakaran yang tetunya dapat merusak lingkungan, terlebih yang terbakar adalah lahanasyarakat yang memiliki berbagai tanaman, sehingga menyebabkan kerugian.

"Untuk itu kita tetap waspada terhadap lingkungan dari api dan sebagainya," kata Nurul Edy. (NORHASANAH/B-5)