BORNEONEWS, Palangka Raya - Nursyaidah, ibu rumah tangga asal Kotawaringin Timur (Kotim) tidak menyangka dirinya bisa mendapatkan hadiah umroh gratis dari sebuah layanan telepon selular. Bahkan saat dihubungi pun ia sempat mengira bahwa telepon itu adalah penipuan, seperti yang banyak dialami masyarakat selama ini.
Nursyaidah (49) melalui anaknya, Najmi, Sabtu (11/8/2018) menerima secara simbolis paket hadiah umroh gratis ini di Palangka Raya.
"Ibu sebagai pemenang saat ditelepon pihak pemberi hadiah sempat ragu. Karena kan sering kita dapat SMS memenangkan hadiah segala macam padahal penipuan. Tapi yang ini ditelepon langsung," kata Najmi.
"Memang awalnya ada was-was juga takut penipuan tapi lalu percaya. Karena pihak pemberi hadiah hanya mengabari. Kalau yang penipuan biasanya kan ada yang kita disuruh kirim uang dulu atau kirim pulsa dulu atau segala macam. Nah yang ini hanya dikabari menang dan hari ini diserahkan hadiahnya secara simbolis," imbuh Najmi.
Menurut Najmi, keyakinan akan keberuntungan ibunya ini juga terbukti setelah Najmi yang memang adalah seorang mahasiswa di Palangka Raya ini datang langsung ke kantor perwakilan pemberi hadiah tersebut untuk mengkonfirmasi kebenarannya.
--page
Dan ternyata benar, bahkan pihak pemenang tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun untuk berangkat ke tanah suci karena pajak juga ditanggung oleh pihak pemberi hadiah tersebut.
"Awalnya ibu mengetahui program Wisata Religi melalui instagram dan langsung meminta saya untuk mendaftarkan nomornya untuk menikuti program tersebut. Tidak menyangka juga ternyata menang," tambah Najmi yang kedua orang tuanya tinggal di Areal Perkebunan Sawit PT Sukajadi, arah Pangkalan Bun ini. (TESTI PRISCILLA/B-5)








