SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sukamara, Achmad Yani mengimbau masyarakat agar tidak takut dengan pelaksanaan imunisasi Maesles Rubella. Informasi-informasi negatif yang tersebar mengenai MR ini tidaklah benar.

"Kami harapkan masyarakat tetap berpartisipasi, tidak perlu takut dengan pelaksanaan imunisasi MR ini," pinta Achmad Yani, Minggu (12/8/2018).

Menurutnya, adanya isu di masyarakat yang mengatakan bahwa ada anak yang lumpuh pascaimunisasi MR tidaklah benar. Kenyataannya, pada kaki anak tersebut ternyata memang ada kelainan.

"Sama seperti kejadian di Kalimantan Timur kalau nggak salah, yang baru-baru ini katanya selesai disuntik kejang-kejang, padahal setelah diklarifikasi tim turun dan ternyata orangnya epilepsi, sudah beberapa waktu tidak minum obat," terangnya.

Yani menambahkan, setiap kabupaten akan membentuk tim untuk imunisasi ini. Tim tersebut bertugas untuk melakukan penanganan apabila terjadinya hal-hal dalam pelaksanaan imunisasi.

"Untuk imunisasi MR kita masih berjalan sesuai dengan apa yang disampaikan kementerian, kita tetap menunggu informasi serta berkoordinasi dengan provinsi dan Kementerian," ujar Achmad Yani. (NORHASANAH/B-2)