BORNEONEWS, Sampit - Warga di Jalan Gunung Kerinci, RT 58/RW 10, Kecamatan Baamang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) digegerkan dengan adanya kebakaran di salah saru rumah yang ada di jalan tersebut, Senin (13/8/2018) pagi ini.
Warga kaget melihat kemunculan api di atap rumah seorang warga yang bernama Parja. Hal itupun membuat mereka berhamburan keluar sambil berteriak minta tolong.
"Saat itu kami melihat api di atap rumah Pak Parja, langsung saja kami berteriak agar sang pemilik mengetahuinya," ujar Ismed, salah satu warga di daerah tersebut.
Mengetahui adanya kemunculan api tersebut, warga bersama sang pemilik langsung berupaya melakukan pemadaman dengan menggunakan ember berisi air. Hal itu dilakukan agar api tidak semakin membesar.
"Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya," kata Ismed.
Namun karena takut api terus membesar, merekapun menghubungi pemadam kebakaran. Sehingga dua tiga buah Damkar diterjunkan dan berhasil memadamkan api tersebut.
--page
"Beruntung pemadam cepat sampai, sehingga api bisa dijinakkan, hingga tidak terlalu membesar," kata pemilik rumah Parja.
Akibat kejadian tersebut, sebagian atap rumah korbanpun terbakar. Sedangkan kebakaran itu diduga kuat adanya hubungan arus pendek pada kabel bagian atas. Sehingga memicu munculnya api.
Walaupun berhasil dijinakkan, namun pemilik rumah dan warga sekitar sempat kaget. Karena takut api terus mebesar hingga merambah ke rumah lainnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








