BORNEONEWS, Sampit - Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Taufiq Mukri mengharapkan agar adanya pembentangan bendera merah putih sepanjang 520 meter di atas Sungai Mentaya pada Senin (13/8/2018) ini bisa membangkitkan gairah masyarakat untuk lebih cinta tanah air.
"Pembentangan bendera di atas Sungai Mentaya ini sebagai simbol pembangkit gairah kebangsaan dan cinta tanah air Indonesia," ujar Taufiq, saat membuka acara pembentangan bendera di atas Sungai Mentaya.
Kegiatan tersebut sebagai lambang pemersatu bangsa. Sehingga dalam hari kemerdekaan kesatuan dan persatuan semakin terjaga dengan baik, serta tidak mudah terpecah belah.
"Kita kuatkan tekat kemerdekaan Indonesia ini. Apalagi ini merupakan salah satu tindakan kita menyambut HUT RI yang ke-73," ungkap Taufiq.
Pembentangan bendera tidak hanya dilakukan di atas Sungai Mentaya Kotim saja, namun serentak dilaksanakan pada 14 kabupateng/kota di Kalimantan Tengah (Kalteng) yang memiliki sungai.
--page
Bahkan sebanyak 2 ribu bendera juga dibagikan di Kalteng oleh Polda Kalteng didukung oleh pemerintah daerah. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








