BORNEONEWS, Sampit - Dari sejumlah titik kebakaran lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur masih ada dua titik api yang belum padam. Itu terjadi di kecamatan di wilayah Kota Sampit.
Wakil Ketua Koordinator Posko Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Kotim, Rihel mengatakan dua titik itu yakni di Jalan Kacapiring I dan Komplek Pandawa, Kecamatan MB Ketapang.
Di Jalan Kacapiring menurut Rihel lahan yang terbakar mencapai 1,43 hektare dan di Pandawa mencapai 3,65 hektare. Bahkan kebakaran di dua titik itu terjadi sudah lama.
"Sampai saat ini sudah 10 hari api di dua lokasi itu belum padam, api sulit dipadamkan karena di lahan gambut," kata Rihel, Senin (13/8/2018) saat di posko Komplek Museum Kayu, Jalan S Parman, Sampit.
Sulitnya memadamkan api lanjut Rihel selain lahan gambut kesulitan mencari sumber air juga menjadi kendala petugas di lapangan. Sehingga untuk mendapatkan air mereka harus mencari di lokasi yang cukup jauh dari lokasi titik api.
--page
Selain mengerahkan truk damkar pihaknya juga menggunakan pemadam portable. "Jika ada sumber air yang tidak jauh kami gunakan yang portable, namun sejauh ini sumber air jauh-jauh," tegas Rihel.
Ia berharap api segara padam meski kondisi saat ini masih terus panas dan titik hotspot terus bertambah terutama di wilayah selatan Kotim yang sebelumnya ada 7 titik kink bertambah jadi 12 titik.(NACO/m)








