SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sukamara, Achmad Yani menuturkan, meskipun adanya penolakan terhadap program imunisasi Maesles Rubella, namun pihaknya yakin target masih bisa tercapai.

"Meskipun adanya penolakan, namun pelaksanaan imunisasi masih tetap bisa berjalan dengan lancar," ujar Achmad Yani, Senin (13/8/2018).

Menurut Yani, penolakan yang tidak begitu signifikan, tidak akan berpengaruh terhadap target. Meskipun demikian pihaknya tetap melakukan pendekatan secara persuasif agar masyarakat bisa menerima sepenuhnya program tersebut. 

"Insya Allah capai target, karena penolakan inikan tidak terlalu signifikan juga, makannya melalui media sosial seperti Facebook pun kita sampaikan juga," ucapnya. 

Hingga saat ini capaian pelaksanaan imunisasi campak/measles rubella (MR) di Kabupaten Sukamara telah berada di angka 14,6 persen. Target yang harus dicapai selama 2 bulan ini mencapai 95 persen. 

--page

--page

Sebelumnya Sekda Sukamara, Sutrisno berharap agar target 95 persen anak di Kabupaten Sukamara terlayani imunisasi MR bisa tercapai. 

"Pelayanan imuniasi MR agar tercapai 95 persen, silahkan sisir hingga ke dusun-dusun untuk memastikan bahwa semua anak terimunisasi," katanya.

Lajutnya, sasaran kegiatan imunisasi masal MR di Bumi Gawi Barinjam mencapai 16.343 anak.

Di Kabupaten Sukamara, imuniasi MR pada bulan Agustus 2018 akan dilaksanakan di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang kemudian dilanjutkan pada September 2018. (NORHASANAH/B-6)