MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Barito Utara membongkar lapak para pedagang eks pasar Pendopo, Senin (13/8/2018).

Pembongkaran lapak para pedagang di sepanjang Jalan Panglima Batur Muara Teweh dibantu oleh petugas Satpol PP dan Polsek Teweh Tengah. Pembongkaran lapak ini berlangsung dengan damai dan tertib.

Kepala Disdagrin, H Hajrannor mengatakan, pembongkaran lapak para pedagang terkait dengan mobilisasi proyek pembangunan jembatan penyeberangan Muara Teweh – Jingah. Selain itu juga, untuk penataan kembali pasar sementara yag dilaksanakan pemerintah daerah.

“Khawatirnya, apabila tidak dibongkar akan berimbas terhambatnya mobilisasi kegiatan proyek jembatan penyeberangan,” kata Hajrannor di lokasi pembongkaran.

Lapak para pedangang yang telah dibongkar ini, tidak akan dibangun kembali. Nantinya pembangunan pasar sementara untuk pedagang eks pasar Pendopo akan dibangun di sebagian Jalan Panglima Batur dan juga Lapangan Hijau Muara Teweh.

--page

Nantinya para pedagang akan dikelompokkan berdasarkan barang jualan seperti pedagang sembako, ikan, sayur akan ditempatkan di Jalan Panglima Batur. Sedangkan untuk pakaian, sepatu dan sandal akan ditempatkan di Lapangan Hijau. “Nanti kita akan tata sebagus mungkin. Padagang diharapkan bersabar, karena kami masih melakukan penataan,” kata Hajrannnor.

Pembongkaran dilaksanakan secara bertahap. “Diharapkan pedagang dapat mengikuti aturan sehingga pasar sementara dapat rapi dan tertata. Namun dengan catatan, pedagang terverifikasi,” ujarnya. (RAMADHANI/B-2)