BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Supriadi langsung merespon dugaan masuknya jaringan teroris di Kalteng. Pascapengamanan terduga teroris di Palangka Raya oleh jajaran Densus 88 beserta jajaran Polda Kalteng.
"Kami mengkhawatirkan jaringan itu ada di daerah Kotim. Kami meminta kepada semua pihak untuk mengantisipasi itu, dengan aktif mengawasi lingkungan masing-masing," kata Supriadi, Senin (13/8/2018)
Supriadi juga meminta kepada aparat agar lebih maksimal dalam memberikan keamanan kepada masyarakat. Dia menilai hal ini sudah masuk ke Kalteng dan mennjadi catatan hitam untuk jejak pelaku teror.
Supriadi juga meminta kepada seluruh jajaran FKPD di Kotim untuk bersinergi. Terutama dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan.
"Tidak hanya sebagai tugas dari aparat penegak hukum saja. Tanpa ada melibatkan dari unsur masyarakat, jaringan (terorisme) itu akan tumbuh dan berkembang pesat," tegasnya.
--page
Masalah ini, peringatan dini kepada semua, seluruh FKPD agar berkoordinasi secara intensif terkait pencegahan dan penanggulangan terorisme. Peningkatkan partisipasi seluruh elemen masyarakat terhadap pendatang di lingkungan masing masing juga harus dilakukan.
"Terutama untuk SOPD Pemkab Kotim, saya menekankan agar pengawasan diperketat khususnya untuk para tenaga kerja," pungkas Supriadi.(NACO/B-11)








