BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok – Terkait dengan kesurupan massal yang terjadi beberapa hari terakhir di SMPN 1 Buntok Ustadz Sibawaihi berpesan kepada siswa-siswa untuk meningkatkan kualitas keimanan kepada Allah SWT.

Ia menjelaskan, kesurupan massal ini merupakan pengaruh mahluk gaib seperti jin yang merasa terganggu. Karena anak-anak masih labil seperti bercanda kelewatan dan ribut otomatis mereka terganggu.

Mereka ini merupakan bangsa yang tidak bisa dilihat oleh manusia, namun mereka bisa melihat manusia. Hal ini juga karena kurang mengisi jiwa dan fikiran dengan banyak mengingat Allah atau dzikir. 

“Untuk menghindari atau tidak mudah kesurupan tingkatan kualitas keimanan kita kepada Allah SWT, dengan cara selalu mendekatkan diri kepada-Nya, terutama jangan pernah meninggalkan shalat lima waktu,” kata Ustadz Sibawaihi kepada Borneonews. Selasa (14/8/2018).

Serta lanjut dia, isilah jiwa dan pikiran serta hati anda dengan banyak mengingat Allah setiap saat terlebih-lebih pada waktu menyendiri atau saat menghadapi banyak masalah.

--page

Serta hindari pikiran kosong jangan banyak melamun karena itu dapat membawa diri kita ke alam bawah sadar sehingga mudah terjadi halusinasi.

Bagi kaum hawa kendalikan perasaan dengan baik saat haid karena wanita yang sedang haid cenderung sensitif. Hadapilah semua permasalahan hidup dengan sikap yang positif walau kenyataan tersebut pahit.

“Intinya untuk menghindari kesurupan tersebut lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Serta jangan berbuat keributan seperti teriak-teriak yang bisa mengganggu mahluk-mahluk gaib,” ucap dia. (URIUTU DJAPER/B-5)