SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kebakaran lahan yang terjadi di Jalan HM Arsyad KM 3, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berdampak pada kabut asap pekat di jalan tersebut hingga ke sejumlah jalan lainnya di kota Sampit.

Kondisi ini sangat mengganggu pernapasan masyarakat sekitar dan juga para pengendara yang melintas di jalan tersebut.

"Tidak hanya di Jalan HM Arsyad ini saja, namun asap kebakaran lahan ini sudah sampai di Jalan Pelita, bahkan bau menyengat sudah tercium hingga depan rumah Sakit," ujar Ahan, salah satu warga yang melintas di jalan tersebut.

Hingga saat ini kepulan asap dari lahan yang terbakar tersebut masih terjadi. Bahkan akibat asap pelat tersebut, membuat lalu lintas terganggu dan mengalami kemacetan.

Kondisi ini membuat anggota kepolisian harus mengatur jalur agar tidak mengalami kemacetan yang cukup panjang.

--page

Sementara itu akibat asap tersebut membuat pihak PMI langsung turun ke wilayah pemukiman warga. Mereka membagikan masker terhadap masyarakat, agar tidak mengganggu pernapasan mereka.

"Kami kahawatir masyarakat mengalami gangguan pernapasan. Sehingga kami bagikan masker ini terhadap sejumlah warga sekitar," terang salah satu anggota PMI Kotim.

Hingga saat ini, tim Satgas Karhutla terus melakukan pemadaman terhadap kebakaran tersebut.

Mereka masih kesulitan untuk menjangkau kebakaran yang berada di lahan tersebut, karena cukup jauh dari jalan umum. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)