PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Terduga teroris berinisial LU yang diamankan Densus 88 di Palangka Raya, Kalimantan Tengah terindikasi masuk jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

"Arahnya ke sana," ucap Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Dedi Prasetyo saat ditanya wartawan apakah dia masuk jaringan JAD, Selasa (14/8/2018).

Wakapolda menuturkan, untuk saat ini, baru LU yang diduga terlibat. Pihaknya juga masih melakukan pengembangan atas pengungkapan kasus tersebut.

"Sementara masih sendiri. Masih dikembangkan. Dalam waktu dekat akan dirilis. Ini masih bekerja di lapangan semuanya," ungkap Dedi.

Ia menambahkan, LU sudah memiliki rencana sasaran untuk melancarkan aksinya. "Ada sasarannya di Kalteng. Pokoknya sasarannya aparat," tandasnya.

--page

Mengenai pendanaan, Dedi menyebut bahwa LU sudah dibiayai orang dari luar Kalimantan Tengah. Namun demikian, semua masih dikembangkan. (BUDI YULIANTO/B-2)