PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Mahalnya harga kambing kurban di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) karena banyak yang mati dalam perjalanan dari Pulau Jawa. 

Muhammad pemilik CV Dhalail Khoirot mengatakan pengalamannya tahun lalu kambingnya yang dibeli dari Jawa karana lamanya di perjalanan  sehingga yang mati ada 26 ekor. 

Jadi untuk menutup kerugian itu akhirnya Muhammad menaikkan harga jualnya.

"Keuntungan kami ya otomatis berkurang," kata Muhammad dengan logat Madura yang kental, Rabu (15/8/2018). 

Ketika akan mengikuti kontes kambing belum lama ini Muhammad juga membeli kambing jenis etawa seharga Rp6 juta dari Jawa, namun setelah kontes selesai kambingnya sakit dan akhirnya disembelih. 

--page

Dia menjelaskan untuk kebutuhankQurban diakui memang tidak banyak orang menggunakan kambing lebih banyak membeli sapi. 

Sampai hari ini Muhammad baru menjual 25 ekor kambing dan sebagian besar masih dititipkan di kandangnya. (MASROHAN/B-6)