BORNEONEWS, Sampit - Sekretaris Daerah (Sekda) Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meninjau pos komando siaga darurat penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan museum kayu, Jalan S Parman, Kecamatan MB Ketapang, Rabu (15/8/2018) malam.
Sekda Kotim memeriksa kesiap-siagaan petugas di posko tersebut. Sebab, dia tidak ingin petugas tidak siap apabila ada terjadi karhutla.
"Apabila ditemukan adanya titik api, dengan cepat petugas dapat memadamkan api itu. Sehingga kebakaran tidak semakin meluas," ucap Halikin.
Halikin juga mendapatkan laporan dari petugas jika selama ini masih ada kendala dalam melaksanakan pemadaman. Yakni dari segi dana dan logistik. Sebab, dana yang dianggarkan untuk melakukan pemadaman tidak sesuai dengan yang ada di lapangan.
"Semisal dana yang sudah dianggarkan untuk pemadaman adalah Rp 50 ribu, padahal dilapangan lebih banyak mengeluarkan dana, untuk minum maupun uang transportasi nya. Jadi anggarannya harus dinaikan," kata Halikin memberikan tanggapan.
--page
Selain itu, untuk logistik sendiri, Halikin juga meminta diadakan nya pengajuan untuk porsi makan petugas. Dia tidak ingin saat menjalankan tugas, petugas kondisinya lesu.
"Petugas jangan sampai cuma makan nasi kotak. Mereka juga harus mendapatkan asupan nutrisi dan gizi yang terpenuhi. Harusnya ada tambahan susu dan telur. Atau porsi makannya ditambah dua kali lipat. Jadi kita akan ajukan anggaran kembali," pungkas Halikin. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-11)








